Tampilkan postingan dengan label statistika. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label statistika. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 Oktober 2012

Great Journey

halo semua, kali ini gw mau cerita tentang pengalaman gw waktu ke IPB di bogor sana.
Gini ceritanya, sebelumnya gw bareng sama 3 rekan dari jurusan jadi delegasi buat acara Statistika Ria 2012. Kita berangkat hari kamis, 28 September 2012 dari terminal Banyumanik pake bis Gunung Harta yang cukup bagus. akhirnya tepat jam 7 malem kita berangkat, sempet telat juga soalnya dijadwalnya harusnya berangkat jam 6 sore. ya udah kita langsung naik bis dan menikmati perjalanan malam dari Semarang menuju Bogor selama 12 jam lebih. selama 12 jam perjalanan aku habiskan buat istirahat alias tidur. hehe cukup melelahkan , dan waktu di daerah Kendal bisnya berhenti buat makan malam di suatu resto gitu. 
    singkat cerita, akhirnya gw bangun di daerah Pasar Rebo, Jaktim setelah tidur lama, dan ternyata masih lumayan jauh dari Bogor. dan akhirnya sambil menikmati kemacetan daerah sekitar Bogor, kita tiba di pemberhentian terakhir yaitu daerah Bubulak sekitar jam 7 pagi hari Jumat, dan sambil menunggu jemputan dari panitia, kita transit di Pombensin terdekat. setelah menunggu, akhirnya kita dijemput juga sama panitia untuk diantar ke penginapan yang udah disediakan. namun karena waktu check in masih jam 11, kita dianter panitia buat breakfast juga keliling kampus IPB. agak siang akhirnya kita dianter ke Wisma Amarilis, salah satu penginapan di dalam Kampus IPB. 
    akhirnya bisa masuk kamar, istirahat sambil bersih-bersih. karena Technical Meeting masih jam 2 siang, gw mutusin buat tidur siang dulu. hahay. 2 jam tidur cukup buat gw jadi seger lagi. jam setengah dua, kita akhirnya mobilisasi ke departemen Statistika buat TM. Saat TM, kita ketemu sama temen2 dari seluruh Indonesia yang mengirimkan delegasinya untuk acara tersebut. Ada dari UI, STIS, Unpad, ITS, Undip (pastinya), Unsri, Univ. Riau, Univ. Bengkulu, Unisba, UII, IPB, UNIPA, Binus University, Unpar, UGM, dan masih banyak lagi (lupa soalnya).. 
     Di TM itu acaranya pembukaan, sambutan2, dan yang pasti pengumuman buat acara lombanya. setelah 2 jam berlalu, acara selesai, dilanjutin ke acara keliling kampus IPB. dan kita singgah di Gedung Rektorat namanya Gedung Andi Hakim Nasution (Bapak Statistika Indonesia). yang pasti ngga lupa buat foto foto.




ini ada beberapa foto kita disana , ,

TM selesai, waktunya kita ke penginapan buat persiapan acara besok pagi. ..
Hari pertama, 29 September 2012. bertempat di Audit AHN acara dimulai jam 8 pagi. dimulai dari pembukaan , sambutan2 kemudian acara seninya yang cukup memukau dilanjutin sama seminar dari beberapa tokoh penting. seinget gw yang paling berkesan itu pas pembicaranya dari Indo Barometer, ya Pak Qodari. beliau dengan santai menyampaikan materi namun sangat menarik perhatian. beliau lebih tertarik pada bidang sosial dan politik. Dan saat jam 1 siang, akhirnya harus meninggalkan gedung karena acara inti segera dimulai. ya babak penyisihan Kompetisi Statistika Nasional. Gw degdegan banget waktu itu, dan yang gw takutin soalnya keluar semua, ya Mata Kuliah Rancob. padahal gw belum ngambil makul itu. tapi gw tetep optimis dan berusaha semaksimal mungkin karena ini bawa nama almamater.

Hari Kedua, 30 September 2012. 
acaranya dipindah ke gedung JHH, di Fakultas Peternakan. dan sebelum acara dimulai ada pengumuman babak penyisihan kemarin. sempet deg2an, dan alhmdulillah 3 delegasi dari Undip masuk untuk babak semifinal. namun gw lg kurang beruntung aja. ini pengalaman yang berharga banget buat gw (lebay). peserta yang masuk semifinal dibawa ke ruangan khusus, sisanya ikut bedah buku dan acara lainnya di gedung JHH. dibuka dengan Bedah Buku dari penulis ternama Iwan Setiawan yang mengarang buku "9 Summers and 10 Autumns". Waktu kemarin, bedah buku terbarunya yang berjudul "Ibuk". Mas Iwan tinggal selama 10 tahun di US, sebagai konsultan, dan 2010 kemrin baru nyampe di Jakarta. Keren banget. dari bukunya gw jadi terinspirasi dan terpacu buat bisa lebih baik lagi. abis bedah buku itu, langsung dilanjut sma seminar dengan 3 pembicara yaitu Rektor STIS, Manager SAS, dan dari pihak LSI. bahasannya menarik dan cukup dimengerti walaupun sedikit ngantuk, heheh

setelah isoma, ada pengumuman penting buat siapa yang masuk 5 besar alias masuk final. Akhirnya dari Undip ada 1 yang masuk final. yang masuk final waktu itu ada 2 dari STIS, 1 dari Undip, IPB, dan UGM.
babak final pun dimulai dengan ngerjain soal dan disedian Ms. Excell sama ppt buat presentasinya. 
Setelah presentasi dan lain-lain, inilah waktu yang sangat menentukan. Yup, pengumuman pemenang. Dan ada hal lucu yang terjadi, waktu mau diumumin gitu, tiba2 slide-nya keliatan siapa yang jadi juara umum, jadi ya ngga surprise lagi deh,, dan yang jadi juara umum itu UGM, Undip dapet Juara 5. yeah acara ditutup sama penampilan live dari Adera.. ahahaha bikin melow n galau aja,,,
jam 6 sore acara berakhir, dilanjut sma shalat magrib, dan ada yang bikin galau juga, gara2 ngga dapet bis pulang ke semarang, jadi kita pulangnya senin pagi.

Hari Ketiga, Senin 1 Oktober
kita janjian buat ketemu di depan BNI, coz kita nginepnya beda2, ada yang di kos panitia dan gw di kos shabat SMA gw,, jam 10 kita ngumpul. terus nyari oleh-oleh buat temen2 di semarang,, ngga lama akhirnya kita naik angkot menuju bubulak. dan ternyata bisnya baru berangkat jam setengah 1, padahal kita udah nunggu dari jam 10.30.. hohoho ternyata di Bogor itu sekrang panas banget hampir sama kaya di Semarang. padahal kan katanya Bogor kota hujan. setelah shalat dhuhur, akhirnya bis berangkat menuju semarang,, perjalanan siang hari ada untungnya coz kita bisa liat pemandangan selama perjalanan, dimulai dari arus lalu lintas yang sibuk, banyak kendaraan, jalan tol yang panjang, dll.. perjalanan pulang pun gw sempet tertidur, dan waktu itu mkannya di daerah Indramayu sekalian shalat maghrib.. setelah istirahat sejenak, akhirnya perjalanan dilanjutin. setelah menempuh perjalanan kurang lebih 12 jam, akhirnya kita nyampe di Tembalang jam 1 malam..

melelahkan memang, tapi banyak hal yang bisa diambil manfaatnya gara2 iktan acara itu. semoga bisa kembali jadi delegasi di SR 2013.





Sabtu, 11 Desember 2010

STATISTIKA DAN KOMPUTER




[1] Singgih Santoso. 2003 : 5

Metode Statistika


Assalamualaikum Wr.Wb
Hanya sekedar pemberitahuan bahwa posting ini adalah tugas pertama mata Kuliah Metode Statistika 1. Mohon maaf bila ada kata – kata yang salah. Selamat membaca.

A.    POPULASI dan SAMPEL
Populasi adalah keseluruhan elemen atau unsur yang akan kita teliti. Populasi bisa berupa kumpulan manusia atau benda. Untuk menunjukkan banyak elemen populasi diberi notasi N. sedangkan sampel adalah bagian dari populasi. Dan n adalah notasi jumlah elemen sampel. Istilah lain dari sampel adalah contoh.
B.     ALASAN PENGAMBILAN SAMPEL
1.      Populasi yang banyak sehingga tidak mungkin seluruh elemen diteliti.
2.      Keterbatasan waktu penelitian, biaya, dan sumber daya manusia.
3.      Bahkan kadang, penelitian yang dilakukan terhadap sampel bisa lebi reliable daripada terhadap populasi – misalnya, karena elemen sedemikian banyak maka akan memunculkan kelelahan fisik dan mental para pencacahnya sehingga banyak terjadi kekeliruan. (Uma Sekaran, 1992)
4.      Demikian pula jika elemen populasi homogen (memiliki karakter yang sama), penelitian terhadap seluruh elemen dalam populasi menjadi tidak masuk akal, misalnya untuk meneliti kualitas jeruk dari satu pohon jeruk.
C.     SYARAT SAMPEL YANG BAIK
Secara umum, sampel yang baik adalah yang dapat mewakili sebanyak mungkin karakteristik populasi. Dalam bahasa pengukuran, artinya sampel harus valid, yaitu bisa mengukur sesuatu yang seharusnya diukur. Kalau yang ingin diukur adalah masyarakat Sunda, sedangkan yang dijadikan sampel adalah hanya orang Banten saja, maka sampel tersebut tidak valid, karena tidak mengukur sesuatu yang seharusnya diukur (orang Sunda). Sampel yang valid ditentukan oleh 2 pertimbangan :
1.    Akurasi atau ketepatan, yaitu ketidakadaan “bias” (kekeliruan) dalam sampel. Dengan kata lain makin sedikit tingkat kekeliruan yang ada dalam sampel, makin akurat sampel tersebut. Tolak ukur adanya “bias” adalah populasi.
“Keakuratan dari predikbilitas dari suatu sampel tidak selalu bisa dijamin dengan banyaknya jumlah sampel; agar sampel dapat memprediksi dengan baik populasi, sampel harus mempunyai selengkap mungkin karakteristik populasi (Nan Lin, 1976).”
2.    Presisi. Criteria kedua sampel yang baik adalah memiliki tingkat presisi estimasi. Presisi mengacu pada persolan sedekat mana estimasi kita dengan karakteristik populasi. Makin kecil tingkat perbedaan diantara rata-rata populasi dengan rata-rata sampel, makin tinggi tingkat presisi sampel tersebut.
D.    UKURAN SAMPEL
Ukuran sampel yang diambil menjadi persoalan penting manakala jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian yang menggunakan analisis kuantitatif. Pada penelitian menggunakan analisis kuantitatif, ukuran sampel bukan menjadi nomor satu, karena yang dipentingkan adalah kekayaan informasi.
Dikaitkan dengan besarnya sampel, selain tingkat kesalahan, ada lagi beberapa factor lain yang perlu memperoleh pertimbangan yaitu :
1.    Derajat keseragaman (homogenitas)
Makin tidak seragam karakter setiap elemen populasi, makin banyak sampel yang harus diambil.
2.    Rencana analisis
Jika rencana analisisnya mendetail maka jumlah sampelnya harus banyak.
3.    Biaya, waktu, dan tenaga yang tersedia
Makin sedikit waktu, biaya, dan tenaga yang dimiliki peneliti, makin sedikit pula sampel yang bisa diperoleh.perlu dipahami bahwa apapun alasannya, penelitian haruslah dapat dikelola dengan baik (manageable).
E.     CARA PENGAMBILAN SAMPEL
1.    Cara acak (random) adalah suatu cara pemilihan sejumlah elemen dari populasi untuk menjadi anggota sampel; dimana pemilihannya dilakukan sedemikian rupa sehingga setiap elemen mendapat kesempatan yang sama (equal chance) untuk dipilih menjadi anggota sampel. Cara ini dianggap obyektif karena  netral. Samplingnya disebut probability sampling, karena setiap elemen mempunyai probabilitas yang sama untuk dipilih.
Alat yang digunakan bisa berupa daftar angka acak, undian, kalkulator atau computer.
Pada cara ini dikenal beberapa teknik yaitu sampel acak sederhana, sampel acak distratakan, sampel sistematis, sampel gugus, sampel wilayah.
2.    Cara bukan acak (nonrandom) adalah suatu cara pemilihan elemen-elemen dari populasi untuk menjadi anggota sampel dimana setiap elemen tidak mendapatkan kesempatan yang sama untuk dipilih. Cara ini bersifat subyektif dan samplingnya disebut nonprobability sampling, artinya setiap elemen tidak memiliki probabilitas yang sama untuk dipilih.
Dalam cara ini dikenal beberapa teknik antara lain sampel “kemudahan”, sampel “pertimbangan”, sampel bola salju.
Cara mana yang akan dipergunakan sepenuhnya tergantung kepada orang yang akan mengumpulkan data. Hal yang perlu ditekankan di sini adalah bahwa hanya dengan probability sampling yang sifatnya acak, kita dapat menggunakan metode analisis statistic, menguji hipotesis, membuat perkiraan interval, serta dapat memperkirakan besarnya kesalahan perkiraan. Dengan demikian, yang terakhir ini memungkinkan kita untuk memperhitungkan besarnya resiko ketidakpastian (uncertainty) dalam proses pengambilan keputusan. (J. Supranto, 2000)
F.      VARIAN
Dalam varian ada yang disebut dengan varian populasi dan varian sampel. Symbol dari varian populasi adalah σ2 yang merupakan varian sebenarnya dari x. dan S2adalah lambang dari varian sampel.

Kamis, 09 Desember 2010

Resume


Ini merupakan salah satu bagian dari resume catatan saya. Selamat membaca !
Pada umumnya orang tidak membedakan antara statistik dan statistika. Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) statistika adalah 1 ilmu tentang cara mengumpulkan, menabulasi, menggolong-golongkan, menganalisis, dan mencari keterangan yang berarti dari data yang berupa angka; 2 pengetahuan yang berhubungan dengan pengumpulan data, penyelidikan dan kesimpulannya berdasarkan bukti, berupa catatan bilangan (angka-angka).
Berdasarkan Wikipedia, Statistika adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, menginterpretasi, dan mempresentasikan data. Singkatnya, statistika adalah ilmu yang berkenaan dengan data. Istilah 'statistika' (bahasa Inggris: statistics) berbeda dengan 'statistik' (statistic). Statistika merupakan ilmu yang berkenaan dengan data, sedang statistik adalah data, informasi, atau hasil penerapan algoritma statistika pada suatu data. Dari kumpulan data, statistika dapat digunakan untuk menyimpulkan atau mendeskripsikan data; ini dinamakan statistika deskriptif. Sebagian besar konsep dasar statistika mengasumsikan teori probabilitas. Beberapa istilah statistika antara lain: populasi, sampel, unit sampel, dan probabilitas.
Sebenarnya Statistika banyak diterapkan dalam berbagai disiplin ilmu, baik ilmu-ilmu alam (misalnya astronomi dan biologi maupun ilmu-ilmu sosial (termasuk sosiologi dan psikologi), maupun di bidang bisnis, ekonomi, dan industri). Statistika juga digunakan dalam pemerintahan untuk berbagai macam tujuan; sensus penduduk merupakan salah satu prosedur yang paling dikenal. Aplikasi statistika lainnya yang sekarang popular adalah prosedur jajak pendapat atau polling (misalnya dilakukan sebelum pemilihan umum), serta jajak cepat (perhitungan cepat hasil pemilu) atau quick count. Di bidang komputasi, statistika dapat pula diterapkan dalam pengenalan pola maupun kecerdasan buatan.
Disamping itu, perhitungan statistika modern banyak dilakukan oleh komputer, dan bahkan beberapa perhitungan hanya dapat dilakukan oleh komputer berkecepatan tinggi, misalnya jaringan saraf tiruan. Revolusi komputer telah membawa implikasi perkembangan statistika di masa mendatang, dengan penekanan baru pada statistika eksperimental dan empirik.
Salah seorang dosen memaparkan bahwa prospek kerja program studi statistika, diantaranya :
·            Peneliti, system analyst, Quality Control
·            Bidang pemerintahan : Depdagri, Depkeu, dan Dephan
·            Industri atau jasa keuangan : Perbankan, BUMN
·            Industri pengolahan data : BPS, LSI
·            Riset dan pengembangan
·            Bidang akademik : dosen
·            Industri telekomunikasi : Telkom dan Telematika.